3 Penyebab Kerusakan Processor Pada Laptop

3 Penyebab Kerusakan Processor pada laptop

Processor merupakan salah satu sentra utama dan juga sentra kendali dari sebuah sistem komputer. Apabila dianalogikan dengan badan manusia, processor ini merupakan perangkat keras komputer yang fungsinya sama mirip otak manusia, yang melaksanakan semua pemrosesan data di dalam keseluruhan sistem komputer, serta mengintegrasikan semua komponen dan belahan – belahan CPU.

Untuk mengetahui apakah processor sebuah laptop mengalami kerusakan atau tidak, intinya ada beberapa tanda-tanda yang bisa anda amati secara langsung. Berikut ini yakni bberapa tanda-tanda yang muncul dikala processor laptop anda mengalami duduk perkara :

Overheating

Overheating merupakan kondisi dimana processor anda mengalami panas berlebih, sehingga sanggup menyebabkan IC nya terbakar, dan kemudian processor tidak sanggup dipakai lagi. Kondisi overheating ini merupakan penyebab paling umum, yang banyak terjadi terhadap kerusakan processor laptop.

Penyebab : Ada beberapa faktor yang sanggup menyebabkan processor menjadi overheating. Berikut ini yakni beberapa hal yang sanggup menyebabkan processor mengalami overheat:

Kipas / fan processor yang mati dan tidak berfungsi.Suhu udara ruangan yang panas.Penggunaan laptop secara berlebihan.Tegangan listrik yang berlebihan.Processor yang terbakar.

Ketidak Seimbangan Processor dengan RAM

Ternyata, RAM dan juga processor mempunyai hubungan yang erat. Kondisi RAM yang spesifikasinya tidak didukung oleh processor sanggup menyebabkan processor pada laptop anda mengalami kerusakan. Bisa diibaratkan RAM Komputer dan juga processor itu mirip badan insan dan suplemen, tidak semua komplemen cocok, sehingga badan akan bereaksi. Hal ini sama mirip RAM dan processor, tidak semua processor –terutama processor low end- bisa menghandle RAM dengan kapasitas tertentu.

Debu Dan Benda Asing Lainnya

Debu dan benda abnormal lainnya mungkin tidak akan pribadi merusak processor sampai mati total. Namun demikian, ternyata, bubuk dan benda abnormal lainnya “sanggup” untuk mengganggu kinerja dari kipas atau fan processor. Ketika bubuk sudah merusak kinerja dari fan processor, maka bersiap – siaplah untuk menghadapi tanda-tanda overheating, mirip yang sudah dijelaskan di atas.

Untuk mencegah masuknya bubuk yang sanggup menghambat kinerja fan, sehingga menyebabkan processor mengalami overheating, maka ada baiknya adan selalu menjaga laptop anda dari lokasi yang penuh debu, serta menghindari penggunaan laptop di daerah tidur, kasur, dan benda lainnya tanpa memakai alas.

Baca juga: Kelebihan Dan  Kekurangan HP Xiaomi Yang Wajib Anda Diketahui

Tags: